Pria Bawa Sabu Senilai Rp1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polisi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Sabu di Tanah Abang Seleksi Pemuda Pelopor Jakarta Utara 2026 Dibuka, Dorong Generasi Muda Berprestasi dan Inovatif Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu di Jakbar, 188,91 Gram Diamankan dari Dua Lokasi Wali Kota Jakut Dampingi Menteri LH Deklarasikan Gerakan 100% Pilah Sampah di Semper Timur Polres Lahat Resmikan Kedai Apdol, Dorong Ekonomi Kreatif Driver Ojek Semakin Berkembang

Berita

Disnakertrans Sulteng Buka Sidang Komprehensif Pengendalian Bahaya Besar di Kawasan IMIP

badge-check


					Disnakertrans Sulteng Buka Sidang Komprehensif Pengendalian Bahaya Besar di Kawasan IMIP Perbesar

Morowali Sulteng || cendrawasihtv, Cendrawasih tv.com Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kepala UPT Wilayah II, Yaumi T. Baduddin, SE, mewakili Kepala Dinas, secara resmi membuka Sidang Komprehensif Pemaparan Dokumen Pengendalian Bahaya Besar (DPBB) bagi enam tenant di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Senin.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, di antaranya Ketua Tim Kerja Pemeriksaan Norma K3 Muhammad Fertiaz, SKM, MKKK, Wakil Ketua Tim Kerja Pemeriksaan Norma Kesehatan Kerja Mety Puji Wartaianti, S.K.M, serta perwakilan Direktur Bina Pengujian K3, Waluyo, yang mengikuti secara daring. Turut hadir Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Morowali, pimpinan perusahaan tenant, serta perwakilan instansi terkait baik secara luring maupun daring.
20/04/2026

Dalam sambutannya, Yaumi menegaskan bahwa industri pengolahan nikel merupakan sektor strategis dalam mendukung program hilirisasi sumber daya mineral dan transisi energi nasional. Namun demikian, sektor ini juga memiliki potensi bahaya besar yang harus dikelola secara serius.

“Di balik potensi ekonomi yang besar, terdapat risiko tinggi yang berasal dari proses produksi, penggunaan bahan berbahaya, hingga instalasi bertekanan dan bersuhu ekstrem. Oleh karena itu, dokumen pengendalian bahaya besar menjadi sangat krusial,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa DPBB bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bukti komitmen perusahaan dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko yang dapat mengancam keselamatan pekerja, masyarakat, serta lingkungan sekitar.

Menurutnya, sidang komprehensif ini menjadi forum penting untuk menguji kesiapan perusahaan dalam memetakan potensi bahaya, menyusun skenario tanggap darurat, merancang sistem pencegahan dan mitigasi yang terintegrasi, serta menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten.

Disnakertrans Sulteng juga memberikan apresiasi atas keseriusan perusahaan dalam menyusun dokumen tersebut. Meski demikian, Yaumi menekankan bahwa implementasi di lapangan menjadi hal yang paling penting.

“Dokumen ini adalah langkah awal. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana implementasinya menjadi budaya kerja dan dijalankan secara konsisten di level organisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam era industri berkelanjutan, pengendalian bahaya besar harus menjadi prioritas utama.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem manajemen keselamatan, membangun budaya sadar risiko, serta memastikan seluruh pekerja dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat.

Sidang komprehensif ini melibatkan tenant PT Lestari Smelter Indonesia (LSI), PT Ocean Sky Metal Industry (OSMI), PT Bukit Smelter Indonesia (BSI), PT Walsin Nickel Industrial Indonesia (WNII), PT Cahaya Smelter Indonesia (CSI), dan PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI).

Mengakhiri sambutannya, Yaumi secara resmi membuka sidang dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, objektif, serta memberikan hasil terbaik bagi keselamatan dan keberlanjutan industri di kawasan IMIP.

Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lahat Resmikan Kedai Apdol, Dorong Ekonomi Kreatif Driver Ojek Semakin Berkembang

23 April 2026 - 20:47 WIT

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Deklarasi Damai Jelang Hari Buruh

23 April 2026 - 16:21 WIT

Kawal dan Amankan Pemberangkatan Jamaah Haji Kab. Lahat

22 April 2026 - 20:21 WIT

Unit Lantas Cengkareng Tangkap terduga pelaku Curas Bersenjata Tajam di Ring Road Rawa Buaya, Satu terduga pelaku Diamankan

22 April 2026 - 19:49 WIT

Tragedi 15 Warga Tewas di Puncak: PBH GMKI Desak Audit Total Satgas Habema

21 April 2026 - 20:52 WIT

Trending di Berita

You cannot copy content of this page