Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Kapolres Priok Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dengan PDM Muhammadiyah Wali Kota Jakut Melalui Baznas Lakukan Renovasi Rumah Warga yang Roboh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Peresmian Implementasi Electric Prime Movers di Terminal NPCTI Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 500 Butir Ekstasi di Apartemen Jakbar, Dua Pria Diamankan

Berita

Batik Motif Kelas Kota Probolinggo Menguatkan Nuansa Earfh Tone Pada Karya Desainer

badge-check


					Batik Motif Kelas Kota Probolinggo Menguatkan Nuansa Earfh Tone Pada Karya Desainer Perbesar

Batik motif klasic Kota

PROBOLINGGO – CENDRAWASIH7. COMBatik

Tiga model wanita melenggang anggun di depan Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang ditemani istrinya, Aminah Hadi. Disusul kemudian dengan dua model pria yang menampilkan karya apik, hasil kolaborasi perajin Batik Kota Probolinggo dengan desainer Lia Afif. Motif klasik pada kain batik berpadu harmonis dengan nuansa earth tone yang tertuang dalam 5 busana yang diperagakan model.

“Di JF3 (Jakarta Fashion Food Festival) kali ini saya menampilkan batik-batik yang nuansa warna alam, saya tertarik dengan motif-motif warna alamnya, selain warna alam pengerjaannya lebih lama dan lebih rumit,” terang Lia Afif yang mengaku membutuhkan waktu sebulan untuk menyelesaikan seluruh busana batik ini.Lia Afif mengakui, ini pertama kalinya menjalin kolaborasi dengan UMKM batik binaan Pemerintah Kota Probolinggo. Ia pun telah memilih 3 pengrajin batik untuk diajak bekerja sama Pilihannya didasarkan pada tema yang akan diusung di festival nanti, yakni batik nuansa warna alam.

“Kan kalau Kota Probolinggo punya seperti ini kan keren banget, jadi dengan motif-motifnya yang unik, saya bisa padu-padan dari 15 koleksi dengan warna warna berbeda,” ungkapnya.

Di Kota Probolinggo, Lia Afif tidak hanya mengajak kolaborasi pengrajin lokal batik saja. Namun, dirinya juga turut serta menjadi juri pada kompetisi Desain Busana Batik Muslim Untuk Pesta yang digelar pemkot. Sekaligus memberikan pelatihan bagi 10 finalis terpilih untuk menyiapkan karyanya ditampilkan pada gelaran Kemilau Batik Kota Probolinggo 8/7 nanti.Kepada para UMKM Kota Probolinggo, Lia berpesan agar selalu berkreasi menghasilkan karya yang memiliki ciri khas. “Harus berkreasi ya, menciptakan yang kira-kira ini loh trade mark-nya kami, jangan serta merta ambil ini ambil ini, dia harus punya khas sendiri,” pesannya.

Sementara itu, salah satu pembatik Kota Probolinggo yang diajak berkolaborasi Mujiono, mengatakan sangat senang batik kreasinya dipilih oleh Lia Afif. Sesuai permintaan desainer, dirinya telah menyiapkan kain batik dengan warna soft yang dibuat dari pewarna alami. “Untuk saat ini yang dipilih oleh Ibu Lia Afif yaitu batik-batik yang warnanya cenderung soft, sehingga kita ambilkan dari pewarnaan alam yaitu natural dyes dari daun-daun, dari kulit dari akar pohon,” jelas pemilik Galeri Batik.  ( th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK

23 Januari 2026 - 17:45 WIT

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

23 Januari 2026 - 14:29 WIT

Kapolres Priok Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dengan PDM Muhammadiyah

22 Januari 2026 - 11:41 WIT

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Peresmian Implementasi Electric Prime Movers di Terminal NPCTI

21 Januari 2026 - 14:49 WIT

Polres Priok Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kasatreskrim

20 Januari 2026 - 10:58 WIT

Trending di Berita

You cannot copy content of this page