Gedung Baru Kelurahan Sunter Jaya Diresmikan, Diharap Jadi Motor Pelayanan Publik dan Prestasi Warga Polsek Kawasan Muara Baru Gelar Jumat Berkah, Bagikan Nasi Siap Saji kepada Pekerja Pelabuhan Serikat Pekerja PT.PJA dan TIJA Gelar Kegiatan Bersih Sampah di Area Rekreasi Pantai Ancol ANTAM Tegaskan Isu Ledakan Tambang dan Pekerja Terjebak di Gunung Pongkor Adalah Hoaks Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Etomidate, Cegah Peredaran 15 Ribu Vape Narkotika Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Pemkot Jakarta Utara melalui Kunjungan Kerja

viral

Polisi Diminta Bergerak Cepat: Bisnis Miliaran Rupiah dari Limbah Berbahaya di Cilincing!

badge-check


					Polisi Diminta Bergerak Cepat: Bisnis Miliaran Rupiah dari Limbah Berbahaya di Cilincing! Perbesar

Jakarta, | cendrawasihtv | Puluhan pengepul diduga menampung limbah oli dan solar bekas kapal di Cilincing, Jakarta Utara.khususnya Di jalan BKT(Kampung Bambu Kuning) . Rt. 13/02.kelurahan Marunda kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

“Kurang lebih untuk wilayah Cilincing sini, untuk pengepul kecil 10-20 titik,” ucap salah satu warga sekaligus nelayan bernama Yanto(54) saat diwawancarai, Kamis (13/6/2025) para pengepul ini mendapatkan oli dan solar bekas dari para nelayan. Nelayan tersebut biasanya mendapatkan oli dan solar bekas dengan cara barter.

“Asal muasalnya kawan-kawan nelayan itu berangkat melaut, kadang mereka mendapatkan ikan, sementara kapal-kapal yang sandar di sana kan butuh lauk, kadang-kadang dibarter, akhirnya nelayan dapat solar dan oli, karena saat ini agak kesulitan, meski punya duit beli solar subsidi kuotanya terbatas,” kata Yanto

Nantinya, oli dan solar bekas tersebut didaur ulang kembali dan dijual di pasaran. “Setelah sampai darat itu, dimasak lagi, di-packing lagi, dipakaikan kaleng, itu udah jadi rahasia umum,” ujarnya.

Yanto menambahkan, menjamurnya pengepul limbah oli bekas di Cilincing karena kurangnya pengawasan pemerintah.dan lemahnya Polisi sebagai penegakan Hukum Di sisi lain, oli-oli daur ulang itu sudah beredar luas di pasaran selama bertahun-tahun.

“Kalau pemerintah jeli, mau memeriksa untuk keamanan konsumen itu sebenarnya mudah terdeteksi, enggak sulit bahwa itu solar daur ulang dan solar murni, kembali lagi pengawasan kita kurang,” katanya

(Rhn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ANTAM Tegaskan Isu Ledakan Tambang dan Pekerja Terjebak di Gunung Pongkor Adalah Hoaks

15 Januari 2026 - 16:04 WIT

Pedagang UMKM Acara Refleksi Jakarta Utara Serta Anniversary Jakarta Utara ke 12 Mengeluh Karena Sepinya Pembeli

16 November 2025 - 14:35 WIT

Polresta Bandara Soetta Bongkar Peredaran Vape Berisi Obat Keras Senilai Rp42,5 Miliar

12 November 2025 - 19:35 WIT

Diamnya Gakkum, Ramainya Dugaan Setoran: CV. Alco Timber Irian Disorot Publik

7 November 2025 - 14:10 WIT

“Desa Tepian Langsat: 10 Tahun Tanpa Listrik dan Air Bersih, Janji Pemerintah Dipertanyakan”

20 Oktober 2025 - 21:40 WIT

Trending di viral

You cannot copy content of this page