Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Kapolres Priok Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dengan PDM Muhammadiyah Wali Kota Jakut Melalui Baznas Lakukan Renovasi Rumah Warga yang Roboh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Peresmian Implementasi Electric Prime Movers di Terminal NPCTI Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 500 Butir Ekstasi di Apartemen Jakbar, Dua Pria Diamankan

Berita

Rifal Toko Pemuda Muslim Dan Praktisi Hukum, Togel Tidak Ditertibkan Masyarakat Ragukan APH

badge-check


					Rifal Toko Pemuda Muslim Dan Praktisi Hukum, Togel Tidak Ditertibkan Masyarakat Ragukan APH Perbesar

SORONG||CTV.com, Praktek judi togel di Kota Sorong bukan barang baru tetapi sudah berjalan cukup lama. Paska covid-19 sudah merajalela, sudah dijual kayak jual bensin enceraan di jalan-jalan dan di setiap komplek yang lebih riskan lagi saat bulan Ramadhan atau bupan puasa masih saja ada penjual togel yang membuka lapak mereka. Demikian dikatakan tokoh muda Muslim yang juga selaku praktisi hukum, Rifal Karim Pary, SH saat ditemui media ini di Kantor Pengadilan Negeri Sorong, Kamis (13/3/2025).

“Rifal, sudah ada beberapa media yang saya baca, banyak sekali para tokoh mulai dari tokoh pemuda sampai tokoh agama bahkan sampai praktisi hukum juga ikut mengkritisi fenomena togel di Kota Sorong yang sangat susah untuk dilakukan penindakan.

” kita tahu bersama bahwa kota Sorong, ini baru bulan kemarin atau baru tahun ini telah dibuka yang namanya Polda Papua Barat Daya jaadi saya berharap Kapolda yang baru ini, jangan hanya berstatement seperti apa yang telah keluar di beberapa media.” Jelas Rifal

” kalau statement, kami juga bisa berstetmen tetapi kami berharap tidak ada tebang pilih. Jadi semua penjual togel-togel yang ada di Kota Sorong, kalau mau tutup, tutup semua.

Jangan orang besar punya tidak ditindak sementara yang kecil-kecil ditindak. Terangnya

“Jangan kecil seperti pengecer yang ditangkap dan diproses sementara yang pemilik dan sebagai bandar besar tidak ditangkap.

“Hal ini sudah bukan rahasia lagi tetapi sudah menjadi pemberitaan, saat ini pihak kepolisian khususnya Polres Sorong kota, seperti melakukan pembiaran,” ujar Rifal.

” Lanjut Rifal, di Kota Sorong kalau kita lihat pada malam hari hampir semua tempat dibuka penjualan togel. Kita prihatin sekali, kecewa juga dengan kepolisian yang kayaknya acuh tak acuh itu bahkan kami sampai berspekulasi jangan-jangan pihak kepolisian diduga terlibat mendapat mendapat jatah dari situ juga sehingga untuk melakukan penindakan seperti penutupan, penangkapan dan sebagainya tidak memiliki kekuatan untuk laksanakan.

“Padahal sudah ditegur berulang kali bahkan di media-media juga sudah keluar, cuma itulah kita orang kecil ini bisa apa namun kami berharap Polda Papua Barat Daya pada bulan Ramadhan ini jangan terbang pilih kalau mau tutup, tutup semua tidak ada bahasa tutup sementara tapi harus tutup selamanya karena judi togel itu selain dilarang oleh undang-undang atau hukum positif juga dilarang oleh agama,” Tutup Rifal.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK

23 Januari 2026 - 17:45 WIT

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

23 Januari 2026 - 14:29 WIT

Kapolres Priok Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dengan PDM Muhammadiyah

22 Januari 2026 - 11:41 WIT

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Peresmian Implementasi Electric Prime Movers di Terminal NPCTI

21 Januari 2026 - 14:49 WIT

Polres Priok Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kasatreskrim

20 Januari 2026 - 10:58 WIT

Trending di Berita

You cannot copy content of this page